08 September 2009

Kelly baby portraits by AMORE

Akhirnya hari yang ditunggu tunggu tiba. Sejak Kelly umur 6 bulan udah terngiang ngiang mau di bawa ke studio foto. Hari Minggu kemaren, kesampean juga...

Image

Survey studio foto khusus bayi udah dilakukan sejak bulan lalu. Termasuk (tanpa sengaja - waktu ke Miniapolis, Plaza Indonesia) mengunjungi studio Hocus Focus, sempat tanya tanya paket dan ditawari langsung foto... masalah nanti fotonya diambil atau ngga, ngga masalah. Wah kaget juga, tapi kita menahan diri…karena terus terang itu baaru studio pertama yang kita datangi/survey. Tak dipungkiri, setelah itu kita makin diliputi perasaan excited untuk baby photo studio. Apalagi setelah Kelly turn 9 months, dia tambah ngegemesin, sayang rasanya ketika lagi lucu lucunya ini kita lewatkan.

Mulai deh kita bertualang maya mencari tahu lebih jauh. Ternyata ngga gampang mencari tahu perihal satu ini, apalagi masalah harga dan paket paketnya. Biasanya paket dan harga hanya mereka layani by phone. Beberapa yang berhasil kita cari tahu, dari internet, by phone, maupun tanya tanya teman.

Infonya tak kurang dari Hocusfocus, Rikari Photography (Pramuka, Jaktim), Star Studio (Puri Mal), E&C Fotografie, King Foto dan Amore Baby portraits.

Image

Tadinya paling sreg dengan Hocusfocus karena dia specialist baby (selain Amore). Fotografer dan staff nya juga keliatannya profesional banget dengan baby. Namun searching2 di internet, liat hasil orang lain, kok kayaknya biasa ya? Bahkan albumnya tiap lembar pake quotes, foto anak menjadi kurang fokus. Pernah lagi liat yang penuh pernak pernik, pohon strawberry, awan dan matahari, pokoke rame banget. Dalam hal ini gue kurang sreg dengan Hocusfocus.

Yang sempet tertarik juga yaitu E&C Fotografie karena pemotretan dilakukan di rumah. Tapi melihat ke milis milis, ternyata selain kelebihan (baby lebih comfort), ada banyak kekurangan dari segi fotografi, yaitu edit yang berlebihan, karena, walaupun studio-nya dipindahkan ke rumah, penempatan alat2 kayak lampu dan pemantul tidak akan sesempurna studio beneran. Dalam hal ini, dia harus extra edit supaya bagus. Yang tau fotografi bisa ngebedain mana yang beneran bagus sama yang 'dipaksakan bagus'. Selain itu albumnya juga lebih mirip album pre-wed daripada album baby. Ini cocok buat yang masih mau nostalgia dengan foto weddingnya.

Yang lain langsung tidak sreg mengingat bukan specialist foto bayi. Kita ngga mau ambil resiko hasil foto yang tidak memuaskan karena fotografer dan staff yang tidak biasa nanganin bayi. Apalagi Kelly paling rewel kalo ketemu stranger yang tidak bersahabat.

Yang terakhir kita survey adalah Amore Baby Portraits di Darmawangsa Square. Dulu ada temen yang pake dan gue pernah liat hasilnya dan gue suka. Fotonya fokus pada ekspresi bayi tanpa tetek benget quotes dan pernak pernik. Pure baby, and only the baby. Dalam hal ini gue sreg banget. Akhirnya, pas survey 29 Aug 2009 lalu, kita langsung appointment untuk sesi foto minggu depannya, 6 Sep 2009.



Pilihan paket di Amore sbb:
Paket 10 pose, semua masuk album 5R: 950ribu --> 4 kostum/session, ortu + 100ribu
Paket 15 pose termasuk album 8R (10 pose), cetak 10R (1 pose), cetak 5R + bingkai foto(1 pose), cetak 5R (3 pose): 1.950ribu --> 6 kostum/session. Harga termasuk foto dengan ortu.
Paket 20 pose, semua masuk album 8R: 2.250ribu. Harga termasuk foto dengan ortu.
Additional foto: 5 additional pertama: 75ribu, ke-6 dst: 50ribu. Tambahan 20 pose atau lebih langsung dihitung kali 50ribu. Semua additional dicetak 4R
Pose hasil edit semua masuk CD

Persiapan matang kita lakukan menjelang hari-H. Tak kurang dari beli baju senada (merah) dan loundry boneka boneka lama yang masuk gudang karena Kelly alergi. Selama seminggu itu kita diliputi perasaan excited...juga cemas, Kelly rewel ngga yah...posenya bagus ngga yah... Untuk hal kecemasan ini, Amore memberi keleluasaan session tambahan di hari yang lain, namun harus pada jam 6 sore.

Kita tiba jam 11.20 untuk sesi foto jam 12 siang. Lama foto 2 jam, sampai jam 2. Sengaja kita lunch agak pagi (brunch) supaya ngga kelaparan pas sesi foto. Pas nyampe, ternyata lagi kosong, si fotografer (Monica) langsung minta kita untuk segera pilih kostum. Untuk fotografernya cewe, kalau cowok pasti deh si Kelly takut. Kostum sudah dipilih, sesi foto pun dimulai.

Dari awal, memang kekhawatiran kita beralasan. Kelly memang agak rewel, agak takut karena jadi pusat perhatian dan dipanggil panggil semua orang. Mimik mukanya pun keliatan agak takut dan ngga nyaman. Sampai si asisten fotografer yang cowok berkali kali disuruh meninggalkan ruangan agar Kelly lebih tenang, dan memang berhasil. Ajaibnya, di tengah mimik muka takut dan tegang, ada aja pose pose wajah yang menggemaskan...

Image

Ternyata capek lho sesi foto bayi itu. Walaupun cuma 2 jam, sangat amat menguras tenaga. Sampe keringatan gue dan Natz. Apalagi pas ganti kostum Kelly sangat rewel, bahkan marah. Kalo mudah gitu musti digendong keluar dan cari objek objek yang dia suka.

Image

Pas selesai... wuah cape bener... Untungnya Kelly langsung tidur (karena kecapean juga), jadinya kita milih fotonya lebih tenang. Ternyata...he he he, milih fotonya bisa lebih lama dari sesi fotonya. Karena excited dan (tidak menyangka) hasil fotonya banyak yang bagus, untuk menentukan 15 pose (paket yang kita mau) susahnya minta ampun... Susah sekali mengatakan eliminasi yang ini atau yang itu, karena, walaupun beberapa pose tampak mirip scr garis besar, tapi masing masing punya ke-unikan dan ke-gemesannya sendiri. Dan Kelly, walaupun agak rewel, ternyata ekspresinya lucu luar biasa...

Pose yang kita ambil jadinya total 25 foto. Pose bugil = 5 foto, 2 diantara-nya dari belakang, memperlihatkan tanda lahir Kelly yang unik. Si fotografer bisa menterjemahkan konsep yang ada di benak gue dengan sempurna. Gue suka banget pose ini.

Image

Pose Balerina = 3 dengan rok warna warni dan 2 polos. Pose Angel dan Pirates masing masing 3 foto. Pose Jepang 1 foto. Pose Pumkin 5 foto. Dan Pose keluarga 3 foto. Total 25 foto. Karena nanggung dengan album 10 foto sisanya lepasan (15 foto),akhirnya kita putuskan untuk sekalian ambil paket 20 foto dalam 1 album. Total biaya (+ additional foto) = 2.6juta... langsung ngosh ngosh-an pas bayar. Untung bisa gesek kartu kredit... Tapi untungnya, untuk penambahan foto berikutnya, hanya dikenakan 50ribu, karena masuk additional ke-6 dst (walaupun tidak langsung diambil hari itu).

Image

Si Natz nanya-nya gini, "mbak, misalkan udah pulang ke rumah, trus ngga bisa tidur karena terbayang foto yang ngga diambil... masih bisa ngga?" jawabnya: bisa banget... karena foto masih disimpan dalam CD. Asal CDnya ngga rusak, diambil beberapa tahun ke depan juga ngga masalah... dan harganya 50ribu per pose. Lega lho mendengar itu, karena jujur ada beberapa pose yang terasa sayang dikesampingkan, kayak foto gue dan Kelly (berdua) lagi main dan pas gue lagi cium Kelly. Terngiang ngiang sih pengen diambil...

Dengan harga segitu (walaupun ngosh ngosh pas bayarnya) kita puas sekali dengan hasil fotonya. Terakhir kita minta foto uneditted-nya dimasukkan ke CD bisa ngga? Ngga tahan mau tunggu 5 minggu waktu pengerjaannya (karena terpotong Lebaran). Asalkan dibayar lunas, foto raw-nya bisa dikasihkan ke kita dalam CD. Tapi pesan sang owner, yang nyamperin kita pas selesai transaksi, "jangan dicetak dulu ya, karena sayang, hasilnya ngga akan bagus, ini buat viewing aja" pesannya dengan nada sangat luwes dan agak ke-barat barat-an.

Udah ngga sabar om... Ini langsung gue upload ke multiply :p Foto lengkapnya (uneditted) ada di Kelly Gallery (klik aja). Sekarang, excited nunggu hasil edittan-nya dan hasil albumnya... wahhh...

5 komentar:

Jiewa mengatakan...

Bagus ko, ekspresinya dapet semua. Aku suka yg terutama foto pertama :)

Btw, AjNatz kok ga muncul di foto bareng Kelly? .. :D

Aj_Natz mengatakan...

@ Jiewa : "makasih om Jie" suara Kelly (hoalah... om om hahahaha)

Foto lengkapnya ada di multiply... di sana ada kok Papa Mamanya nebeng narsis :P

Veny mengatakan...

g jg demen yg poto pertama , yg ada tanda lahir unik , itu tanda ilang kan ?

Aj_Natz mengatakan...

@ Veny : iya, yg foto pertama bayi bangeeettt ya... :)
mudah2an tanda nya nanti makin ilang deh.. supaya gedenya bisa pake baju backless :P

Theresia Puspasari mengatakan...

Salam kenal ....Baby Kelly cantiq...