Tampilkan postingan dengan label quiz winner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label quiz winner. Tampilkan semua postingan

06 Mei 2009

Mau "garage sale"

Teman teman,


Ajnatz punya beberapa barang, mostly keperluan bayi, yang tidak terpakai, sehingga terpikir "kenapa ngga dijual aja dengan harga murah, siapa tau ada yang membutuhkan dan lagi nyari". Untuk keperluan bayi, all new stuff, tidak ada barang bekas. Mostly dapet dari Quiz (karena Kelly sering menag Quiz), ada pemberian teman yang double double atau kekecilan, banyak juga yang kita beli sendiri (terutama pakaian), ternyata udah kekecilan buat Kelly (Papa Mama-nya under-estimate :p)...


Nah, ada pampers, ada feeding set, ada baju lucu lucu, dan lain lain yang akan segera di-posting gambar dan deskripsinya...


So, kunjungi lagi site ini 2 - 3 hari ke depan ya... siapa tau ada yang cocok dan harganya pasti lebih murah.



Yang tertarik bisa mengunjungi situs multiply-nya AjNatz

01 Maret 2009

Kelly Masuk Majalah !!!

Majalah Ayahbunda edisi No 4 (23 Feb - 8 Maret 2009), halaman 47


Kelly salah satu 'Bayi Huggies' Bulan Ini !!!
Duh... liat posenya yang nggemesin... :_)



Hadiahnya: paket hadiah dari Huggies senilai Rp 500,000 :_)
Tapi sampai hari ini belum dikonfirmasi...

Foto aslinya di Kelly Gallery

29 Juli 2008

PADANG – BUKITTINGGI, perjalanan yang tiada bosan bosannya

click the above title for photos related to this article

Hari ini akan indah ! Pengen ngelupain kekesalan karena semalam tiba di Padang kemalaman. Terlalu malam untuk Sunset Pantai Padang yang persis di belakang Pangeran Beach, tempat kita sekeluarga menginap. Hotel ini terlalu bagus untuk hanya menginap semalam. Harus diakui, one of the finest hotel di Padang. Dan kita beruntung bisa ada disini. Namun, karena terbatasnya waktu, sehabis early breakfast dan sedikit ciprat ciprat di kolam renangnya, kita harus melanjutkan perjalanan. Menuju Bukittinggi, after beberapa shoot di belakang hotel.


Untuk perjalanan kali ini, kita percayakan pada Ermi Tours Padang untuk menyediakan transportasi. Ada beberapa pertimbangan kita memilih Kijang Inova untuk perjalanan 4 hari 3 malam kali ini. Selain nyaman dan muatnya banyak (total kita berenam), terutama karena Natz sedang hamil 5 bulan. Kita percaya Kijang Inova pilihan terbaik dan teraman, terbukti sudah dalam perjalanan 2 jam Jakarta Bandung Juni yang lalu. Harga sewa yang ditawarkan Ermi Tours pun sangat kompetitif, Rp 475 ribu per hari termasuk sopir dan bensin.

Perjalanan menuju Bukittinggi dari Padang, ternyata sangat berbeda dengan perkiraan kita. Maklum perjalanan jauh terakhir di luar Jakarta, yaitu dari Medan menuju Danau Toba (Maret 2008), boleh dibilang tidak menyenangkan. Padang – Bukittinggi merupakan perjalanan yang sangat nyaman, dan tak ada henti hentinya decak kagum akan hal baru yang kita lihat. Jalan yang mulus, sopir yang santun dan minim getaran di dalam Inova, menikmati pemandangan semakin nyaman dan santai.

Berikut pemandangan yang berhasil di-capture oleh Olympus Mju840. Takjub dengan begitu banyaknya keindahan alam Sumatera Barat, didominasi bukit, air terjun dan danau.

Puncak Kiambang, pemandangan pegunungan Bukit Barisan.


Air terjun Lembah Anai.


Kampung Minangkabau, Pusat informasi Kebudayaan, untuk melihat Rumah Gadang yg masih terlestarikan dengan baik.


Tak ketinggalan, mampir untuk makan sate Mak Syukur yang termasyur itu.


Melanjutkan perjalanan ke Danau Maninjau


Lalu turun lagi ke Padang Panjang untuk menikmati Danau Singkarak (danau terbesar kedua di Indonesia, setelah Danau Toba)


Dari situ, langsung lanjut perjalanan 1.5 jam menuju Bukittinggi. Langsung mampir makan malam masakan khas Bukittinggi, nasi Kapau di Rumah Makan Uni Cah.


Tiba di Bukittinggi, langsung ke Jam Gadang, icon kota Bukittinggi yang terkenal itu.


Masih ada banyak yang ingin kita kunjungi di Bukittinggi ini, esok. Hari ini TIDAK melelahkan. Yang ada, KEPUASAN, begitu banyak yang didapat dalam 1 hari. Dan kekhawatiran gue (dan seisi mobil, termasuk si sopir), apakah ‘ibu hamil’ nya baik baik aja? “Ngga perlu khawatir, capek sih… tapi seneng…” kata Natz si ibu hamil 5 bulan. Gue sampai bawa bawa bangku kecil, in case Natz perlu duduk sebentar :_P

Esok, masih ada petualangan lain. Berkeliling kota Bukittinggi dengan Kijang Inova, antara lain ke Ngarai Sianok, Goa Jepang dan Benteng Ford de Cock. Tunggu petualangan kita ya !!


PS: tulisan ini masuk dalam 30 teratas dalam lomba menulis blog yang diselengarakan Toyota. Dan kita mendapat undangan makan sore/malam di OPASUKI resto, Kelapa Gading Mal 3 + sebuah boneka mobil Inova sbg souvenir. Juga sebuah tas laptop Yaris sebagai doorprize. Namun kita masih jauh dari hadiah utama,,, ternyata kita dipilih (30 besar) karena banyak foto foto menarik yang bisa mereka pajang sebagai slide-show pada saat acara.

23 Juli 2008

Menang Mobil Kijang Inova !!

Yang benar: Menang Miniatur Mobil Kijang Inova :_P

Dari 2 June 2008 sampai 31 July 2008, Toyota Astra Motor, selaku produsen mobil Toyota Kijang, menggelar sebuah lomba nge-blog dengan tema “Liburan Bersama Kijang”. Any kind of Kijang. Dan hadiah utamanya, Liburan ke Disneyland Hongkong untuk ber-4, semua biaya akomodasi ditanggung pihak Toyota !! WOW !!

Sebagai pemilik mobil Kijang Inova (dan pemilik blog), gue merasa wajib ikut lomba ini. Awalnya agak ogah sih, takut kehidupan pribadi di blog jadi terekspos ke luar :_P (Apa coba…?). Tapi abis perjalanan dari Bandung Juni lalu, bener bener gue merasa harus ikut. Trip dengan Kijang Inova yang mengangkut seluruh anggota keluarga Natz itu, cukup menyenangkan, dan perjalanannya pun sangat nyaman.

Alhasil, blog sangat sederhana berjudul Bandung 14 – 15 Juni 2008 itu-pun gue posting ke situs Toyota owner club. Dan ngga berapa lama, pas gue cek ke situs itu lagi, ada berita gembira tak terduga :_) Postingan gue menjadi salah satu dari 4 pemenang mingguan. Hadiahnya pun OK, 1 unit mobil Kijang Inova, ups, miniatur mobil Kijang Inova, maksud gue. Dari empat pemenang itu, 2 mendapat miniatur dan 2 yang lain mendapat buku 30 Tahun Toyota Kijang. Miniatur Kijang Inova yang gue dapet gue taksir harganya berkisar Rp 300 – 500 ribu. Malah, jangan jangan ngga dijual di pasaran, karena ada tulisan ‘Toyota Kijang Limited Edition 1 of 1000 unit


Terimakasih untuk pihak Toyota yang sudah menyelenggarakan lomba ini. Lomba yang akan ditutup 31 July 2008 nanti, berhadiah utama liburan ke Disneyland Hongkong untuk 4 orang. Full akomodasi ditanggung. Semoga gue yang menang :_P Ngareppp… Paling ngga, 1 dari 3 buah HP Nokia N95 bisa jadi milik gue :_P

16 Juni 2008

BANDUNG 14 - 15 Juni 2008

Click above title for photos related to this blog

Ketika datang undangan pernikahan salah seorang sanak family Nat dari Bandung (tanggal 14 Juni ), aku agak dilema juga apakah ikut pergi atau membiarkan istri pergi sendiri bersama keluarga Papa dan Mamanya. Namun, karena permintaan istri yang sedang hamil, tentu aku tak tega menolak. Ternyata, liburan kali ini memang cukup mengesankan. Walaupun itu membuat aku harus bolos kursus mandarin yang baru 1 kali aku ikut, sudah ketinggalan 3 kali pertemuan, dan hari itu, pelajaran yang tidak akan diulang lagi (begitu kata Lao Shi), pelajaran berhitung (angka). Nat memang ngga kurang akal, dia carikan aku kelas substitusi di cabang lain tempat kursus itu, hari dan tanggal mereka mengajar kelas berhitung (angka).

Keluarga Nat terdiri dari Papa, Mama, Yopi dan Alya istrinya dengan anak mereka yang lucu yang berumur 1.5 tahun, Vigo. 6 orang dewasa (salah satunya hamil) ditambah seorang balita, tentu akan lebih nyaman kalau pergi dengan 2 mobil, namun akan sangat boros. Kalau pergi dengan 1 mobil tampaknya akan menjadi masalah juga, terutama soal kenyamanan. Namun, aku dan Nat meyakinkan mereka, kalau Kijang Inova-ku cukup nyaman untuk semua, bahkan untuk perjalanan jauh sekalipun. Setidaknya itu sudah terbukti pada keluargaku yang anggota keluarganya lebih banyak dari mereka.

Sabtu pagi pagi jam 6.30 aku dan Nat sudah sampai rumah mertua dengan membawa Inova kami. Disana ternyata semua sudah menunggu, maklum kami janji datang jam 6, berarti sudah telat 30 menit. Kemudi aku serahkan ke Yopi, yang sudah sepakat untuk bergantian menyetir, dia perginya dan selama di Bandung (karena dia lebih ngerti kota Bandung) dan aku pas pulangnya. Setelah semua barang masuk, termasuk pernak pernik pesta macam gaun dan sepatu, kita siap berangkat. Yopi dan Papa di depan. Mama, Alya dan Vigo di tengah, aku dan Nat di belakang.

Tadinya aku sempat khawatir, apakah aman untuk seorang ibu hamil duduk di bangku paling belakang? Ternyata bukan hanya aman, tetapi cukup nyaman. Kami bahkan bisa bercanda sepanjang perjalanan dan bermain ci luk ba dengan Vigo. Si balita juga tidak rewel dan merasakan kenyamanan yang sama. Bahkan di tengah perjalanan, setelah lelah bermain, ia tertidur dengan pulasnya. Membuat kami dengan tenang bisa menikmati scenery yang dihadirkan dalam perjalanan tol Padalarang. Scenery yang paling menakjubkan bagi aku adalah ketika melintas di Jembatan Cikubang, dimana bisa menikmati pemandangan jalur kereta api yang dibangun pada jaman Belanda, yang membelah perbukitan dengan sawah nan hijau dan danau yang sejuk di bawah tiang tiang penopang relnya yang megah. Walaupun sering melewati view ini, aku selalu tertegun, bahkan aku sudah siap untuk merasa takjub setiap kali akan melewatinya. Suasana pedesaan Sunda kian mulai terasa, walaupun kota Bandung yang kami tuju bukanlah sebuah pedesaan.

Kami sengaja berangkat pagi pagi, terutama untuk menghindari macet jika bertolak agak siang. Maklum, di musim liburan sekolah begini, orang Jakarta seolah tak punya tempat tujuan wisata lain selain Bandung. Keluar tol Pasteur, waktu menunjukkan pukul 9, dan memang sudah rencana untuk terus ke Ciater, sebelum kembali lagi ke Bandung sorenya untuk menghadiri resepsi di malam hari.

Sampai di Ciater lewat pukul 10. Sempat melewati jalan berbatu yang cukup rusak, membuat aku kembali khawatir apakah Nat ngga apa apa. Memang ada sedikit guncangan, namun tidak sampai mempengaruhi janin di dalam perut ibunya.

Dengan membayar Rp 14,000 per orang untuk masuk ke Sari Ater Hot Spring Resort, banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan disana untuk mengisi liburan atau sekedar refreshing sejenak melupakan rutinitas orang kota yang penat. Di sana ada arung jeram, off-road dengan mini motto (motor dengan empat roda), bermain perang perangan dengan air-soft gun yang sedang nge-tred, kolam pemandian air panas, atau sekedar bersantai menikmati hangat dan derasnya air terjun. Betapa senangnya Vigo diajak berendam di sungai dengan air hangat alami yang selalu mengalir. Kami pun tak mau ketinggalan untuk duduk di pinggiran sekedar merendam kaki di airnya yang mengandung belerang. Konon, dulu airnya jauh lebih hangat dari sekarang, artinya kadar belerangnya sudah berkurang. Belerang baik sekali untuk kesehatan terutama peremajaan kulit.

Ketika tiba waktunya makan, perut pun keroncongan melihat kiri kanan kami, para pengunjung Sari Ater lainnya yang satu persatu membuka perbekalan mereka. Rata rata mereka membawa nasi kotak atau nasi bungkus dan kebanyakan menyantapnya langsung dengan tangan. Tampaknya kami satu satunya pengunjung yang tidak well prepared soal makanan, wah, pengeeeen sekali merasakan nikmatnya makan seperti mereka. Akhirnya, setelah berjalan cukup jauh ke atas, aku menemukan sebuah resto yang keliatannya cukup enak dan bersih, Sunan Ambu Café yang menyediakan masakan khas sunda dan internasional. Walaupun nunggunya agak lama, tapi rasa dan aromanya tidak mengecewakan. Apalagi kita bungkus dan lalu makan di atas tikar yang kita sewa, dimana lokasinya persis di tepian sungai. Sewa tikar di satu spot untuk 6 orang Rp 20,000 sampai puas alias tidak dihitung waktu.

Pukul 2 siang, kami kembali ke Bandung dan langsung menuju Hotel Jayakarta Bandung untuk beristirahat dan bersiap siap ke resepsi pernikahan. Pukul 5.30 sore seluruh anggota keluarga sudah berdandan dengan rapinya. Resepsi di ruang serba guna Istana Mutiara itupun berlangsung dengan meriah. Aku bertemu beberapa sanak keluarga Nat yang menyambutku dengan hangat. Orang orang yang datang ke pesta pernikahan kami, tetapi aku tidak sempat notice mereka karena pernikahan kami sangat ramai, sekarang aku punya kesempatan untuk mengenal mereka.

Malamnya, sehabis resepsi kami langsung kembali ke hotel. Biasanya, aku pasti mengajak untuk melewatkan malam dengan bersantai di café semacam The Peak/Valley atau The View dan merasakan dinginnya Bandung di malam hari. Namun, tidak malam itu. Nat sedang hamil dan sudah cukup lelah setelah perjalanan seharian, Jakarta – Bandung – Ciater kemudian Bandung lagi. Ia butuh istirahat.

Keesokan paginya, sebelum sarapan, aku sempatkan untuk berenang di kolam renang hotel. Wow air-nya dingin sekali. Maklumlah daerah Dago termasuk daerah yang cukup tinggi di Bandung. Sebenarnya disediakan whirlpool di tepian kolam, namun karena hangat dan nyaman, sudah dipenuhi oleh anak anak dan para pengasuh mereka.

Setelah breakfast dan kembali ke kamar untuk istirahat, kita check-out sekitar jam 11. Ketika menuju mobil, ternyata mobil Inovaku, seperti mobil mobil lainnya telah bersih dicuci oleh pihak hotel. Entah berlaku di semua hotel atau hanya ada di Bandung, aku sudah 2 kali menikmati hotel dengan fasilitas mobil dicucikan, yaitu sebelumnya di hotel Mutiara Bandung. Entahlah untuk hotel di luar Bandung, karena tidak pernah sampai membawa mobil, ke hotel di Surabaya, misalnya.

Untuk perjalanan pulang, gantian aku yang pegang kemudi ditemani Nat. Yopi, Alya dan Vigo ditengah. Kemudian Papa dan Mama di bangku paling belakang. Aku sempat khawatir juga kalau Papa dan Mama akan merasa kurang nyaman lalu aku di-komplain.

Kita sempat mampir ke Kartika Sari di Dago. Di sana ramai sekali, seperti tidak usah membayar. Namun, setelah kita berbelanja, sambil duduk di café belakang (Madame Sari) dan melihat lihat struk belanja, ada 1 hal yang kita notice dan sepakati bersama, bahwa harga yang dipasang Kartika Sari tidaklah mahal dalam artian masih dalam reasonable price. Ambil contoh kue onde yang dia jual seharga Rp 1,100. Tidak mahal bukan? Dengan pengunjung seramai itu, tampaknya strategi Kartika Sari untuk menangguk profit memang mengandalkan volume penjualan dengan margin yang tidak begitu tinggi. Apalagi Brownies Kukus Amanda bukanlah saingan. Ketika melintas outlet Amanda yang juga terletak di Dago, suasananya sepi sekali, berbeda langit dan bumi dengan Kartika Sari. Wah, koq jadi promosi gratis untuk Kartika Sari? :_P

Puas belanja di Kartika Sari, kami mampir di Rumah Makan Sunda Dago Panyawangan, persis di depan FO Grande. Disediakan hanya 6 saung untuk bersantap lesahan, sisanya duduk di meja seperti resto lainnya. Kita cukup beruntung untuk bisa menempati salah satu saung tersebut. Memang ngga lengkap rasanya kalau ke Bandung tanpa makan masakan Sunda dengan lesahan. Yang paling istimewa adalah Gurame Goreng Panyawangan yang berikut dengan saos cabe yang mereka sebut saos Panyawangan itu. Saos cabe berwarna merah bening itu, apabila disiram di atas nasi, wuarakadah dahsyat gurih langsung terasa nasinya. Yang tak kalah enaknya adalah sop konro bakarnya. Yang lain rasanya juga enak namun tidak se-istimewa kedua itu. Apalagi ada promo diskon 25% dengan kartu kredit Standard Chartered Gold/Platinum (untung aku bawa). Dengan Kartu kredit Manhattan dari Bank Permata malah 50%. Agak nyesel juga kemaren sempet ditawarin sama marketingnya aku tolak dengan alasan sudah kebanyakan kartu kredit.

Perjalanan pulang tak kalah nyamannya. Kekhawatiran aku tak terbukti. Papa Mama bahkan tertidur pulas di bangku paling belakang. Padahal kondisi jalan tol Padalarang agak bergelombang dan tidak mulus. Vigo, Yopi dan Alya pun, dari bias kaca spion tengah, tampak tertidur juga. Nat pun juga sempat tidur. Sementara aku sendiri berjuang mengatasi ngantuk. Obat anti ngantukku yang paling mujarab adalah permen dan lagu, biasanya lagu lagu yang agak nge-beat. Sekarang aku lagi suka dengerin Five For Fighting dan America Idol Season 7.

Inovaku memang aman dan nyaman, bahkan untuk balita dan ibu hamil sekalipun. Untuk pengemudi juga demikian. Dengan ditemani lagu dengan beat yang pas, aku merasakan ada suatu kenikmatan dalam berkendaraan, terutama memacu di jalan tol yang lapang. Jadi terpikir, untuk liburan keluarga di Padang akhir Juli nanti, harus menyewa Kijang Inova juga. Supaya nyaman untuk semua. Apalagi pada saat itu Nat sudah memasuki usia hamil bulan ke-lima. Harus lebih extra hati hati, tentunya. Pokoknya aku puas punya Kijang Inova :_) Walaupun agak boros juga untuk urusan bensin :_(
PS: tulisan ini menang hadiah mingguan dalam lomba menulis blog yang diselenggarakan Toyota. Hadiahnya replika mobil Kijang Innova, lumayan, worth 200 - 300 ribuan :_) Memang sengaja ditulis untuk quiz, makanya pake kata kata 'aku' segala :_P

25 Februari 2008

JUAL HTC Touch

Beberapa waktu yang lalu, kita dapet hadiah berupa PDA phone merk HTC Touch dari Quiz yang diselenggarakan oleh Menbudpar dan indo.com. Hadiah pun udah diambil 9 Feb lalu (juga sebuah handphone Sony Ericsson W200i). Waktu itu, karena ngga enak kalau ketahuan ternyata suami istri yang menang ;_) kita masuknya satu satu ke kantor indo.com. Setelah Natz keluar dengan HTC-nya, baru gue masuk untuk klaim W200i-nya hehe. Sempet puyeng juga nyari nyari kantornya karena serupa dengan rumah tinggal, apalagi no rumah di daerah sana (Jl. Abdul Majid – Cipete) ngga berurutan dan amburadul mana muka mana belakang ngga tau, abis no 39 bisa lompat ke 42, abis itu tiba tiba muncul no kecil lagi, walah… puyeng 19 keliling ! Untung ada bapak bapak yg lagi nunggu angkot, nunjukin, di situ loh indo.com, yg depannya ada warung… Thank GOD.

Hadiah didapat. Hati senang. Kita lanjutkan dengan makan siang di Tamani Pondok Indah. Dulu, kita sering makan di daerah sini (dpn RS Pondok Indah) waktu ngaudit di JIS (Jkt Int’l School). Hadiah pun dibuka dgn diikuti decak kagum, wah canggih amit nih PDA hehehe, maklumlah kita ini rada gaptek. Mulai timbul ragu ragu, ni barang mau dipakai sendiri, atau dijual aja. Keputusannya, kita tes drive dulu, suka: pake, ngga suka (atau tepatnya ngga bisa pake hehe): jual.

Senennya gue berangkat ke Palembang, HTC-nya gue bawa tes drive 1 minggu di sana. Asik juga sih, apalagi di lobby hotel Quality tempat gue nginap, ada fasilitas wifi. Lumayan, bisa ngecek e-mail di yahoo dan juga buka friendster. Ngga cuma itu. Keren aja bawa bawa PDA yang kecil, tipis, layar lebar dan warna hitam. Test drive 1 minggu memberi kesimpulan. JUAL AJA. Lho, kenapa? Katanya keren? Begitulah, keren, dengan puluhan applikasi yang OK banget, seperti PC yg punya word, excel, windows media player, bisa wifi, Bluetooth, bahkan bisa flight mode, alias dipake di pesawat terbang. Namun setelah timbang timbang, semua itu belum diperlukan pada saat ini. Sony Ericsson W810i gue masih sangat memadai untuk saat ini. Ditambah, sebentar lagi, kantor akan keluarin Laptop baru untuk departemen gue :_) yang lengkap dengan wifi, webcam, Bluetooth dll. Yang artinya gue tetep bisa ber-internet ria di lobby hotel hehe.

Keputusan sudah diambil, tinggal ngejualnya nih gimana. PDA merk HTC tentu lebih susah jual daripada merk O2 yg udah terkenal. Apalagi ini udah ngga segel dan garansi < setahun (dapet dari indo.com-nya begitu). Garansi 1 tahun mulai dari November 2007.

Pertama kita coba jual melalui acara Sunday Marketnya Sonora. Hehe, bodohnya mengira acara itu ada yang dengerin, nyatet no HP kita, lalu telp. Jangan harap deh, yang nyatet penawaran gue aja (via phone) ngga ngerti apa itu PDA, wifi, even Bluetooth. Dan ketika gue bilang harga yg gue tawarkan empat setengah dikiranya 450 ribu. Mungkin untuk menghemat gaji, Sonora hired anak SMA kali untuk jwb telepon dan nyatetin. Yang bacain juga ngga kalah konyolnya, kan gue bilang dapetnya darui quiz, makanya masih baru, e, malah dibacanya, “baru beli tidak jadi pakai” oh oh oh my God.

Senennya, gue coba telepon ke Glodok Shop, Bhinneka.com dan Sentra Ponsel. Dari ketiga-nya cuma Sentra Ponsel yang menerima customer yang mau jual barang. Dari dia juga gue jadi tau kalau ada 2 type HTC Touch: HTC Touch (P 3450) dan HTC Touch Dual (P 3452). Bedanya di memory RAM-nya (Dual 128, punya kita cuma 64), dan yang Dual ada keypad yang bisa slide out/in. Yang punya kita sama sekali ngga ada keypad, jadi semua mengandalkan touchscreen. Penawaran Sentra Ponsel sangat mengecewakan, cuma 2,5 juta dan 2,8 untuk yg Dual. Alasannya sih karena sudah ngga segel. Paling mentok mereka mau beli dengan harga 2,8. Kalau setuju, sore itu juga bisa dijemput barangnya oleh mereka. Duh, ngga deh. 2,8 mending gue pake sendiri. Karena pasaran (baru) masih di atas 4 juta.

Besoknya, gue iseng browse ke situs situs yang bisa posting penawaran secara gratis. Gue ketemu situs Bursa HP.com, disitu registrasinya free dan postingnya pun gampang. Ya udah, iseng aja gue posting, tapi ngga begitu berharap juga. Kalau ngga ada yang telp, ya Sabtu/Minggu ini jual ke Roxi. Saat itu, walaupun udah tau di Roxi harganya bakal ditekan dan jatuh abis, rasanya itu satu satunya jalan kalau mau jual.

Dugaan meleset, ternyata Bursa HP.com lumayan juga, walaupun ngga terlalu wah. Mungkin karena produknya memang ngga terlalu banyak yang nyari. Dalam 1 hari adalah 2 orang yang telepon dan 1 yang SMS. Harga yang ditawarpun beragam, dari 3 juta sampai 3,5 juta. Terakhir, hari Jumat yang lalu, ada 1 penelepon bernama Benny. Dia nawar 3.4. Waktu gue kasih tau penawar terakhir 3.5, dia naikin 3.6. Namun, masih ngga gue lepas, soalnya gue maunya 3.8 he he. Karena rumahnya juga daerah Kb. Jeruk, maka gue ajak ketemuan dulu, liat barang biar sreg. Ketemuannya di CL, biar bisa bareng Natz dan bisa agak santai.

Jadilah malam itu, jam 7.30 kita makan di Pasar Senggolnya CL sambil nunggu yang namanya Benny. Ohya, sebelumnya, ada yang SMS nawar 3,65, tapi orang Bandung, nah lho, gimana ngambilnya? hehe. Yang datang ternyata di luar dugaan, gondrong, berbaju kaos dan celana jeans dengan tas sebesar tas pinggang, hehe, kirain eksekutip rada tua dengan penampilan rapi, salah. Ternyata umurnya pun masih muda, baru kerja 2 tahun di perusahaan IT (pantes bajunya bebas, rambut gondrong), ternyata butuh PDA (yg bisa wifi) untuk keperluan kerjaan juga. Setelah liat barang, ngobrol ngobrol dan tawar menawar, jatuhlah di harga 3,65 (spt penawaran dari Bandung). Bayar melalui ATM BCA, salaman, beres :_)

3.65 JT is not a bad deal at all. Malah gue udah bersiap siap ‘ngalah’ di roxi berapapun penawarannya. Barang memang masih gress, brand new, tapi tidak segel dan garansipun < setahun (sampe Nov 2008), sehingga dimanapun, orang akan bilang “… tetep aja itungannya seken …” yah mau bilang apa. Untung si Benny ini orangnya sangat fair. Pengetahuan mengenai PDA dan dunia komputer dan internet-pun tingkat tinggi, sampai sampai mau di hi-jack sama si Natz ke perusahaannya hehe. Begitulah, kalau jodoh ngga kemana. Tapi tetep salahnya Indo.com atas semua kerepotan dan “kerugian” ini, soalnya di awal quiz, hadiahnya bukan PDA, melainkan mentahnya, alias uang tunai 5 juta ! Gara gara dituker, kita sendiri deh yang harus meng-uangkannya dengan susah payah, rugi 1 juta lebih lagi… Ngga deh… rejeki mah biar berapapun tetap harus disyukuri… :_) Thanks ya Indo.com, sering sering ya, ngadain quiz :_)

Ohya, W200i-nya ngga kita ‘uangkan’ melainkan kita kasih sebagai tanda cinta buat mama. :_)

06 Februari 2008

Video kita jadi Video FAVORITE :_)

Click the above title for Video related to this blog

Coba deh ke link ke http://kontes.my-indonesia.info/video/index.v.php(mudah mudahan link-nya masih valid)

Kontes Video 1 Menit Seputar Indonesia diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dan www.indo.com (dalam rangka visit Indonesia year 2008)

Dan Pemenang Video Terfavorite nya!!! Keindahan pulau Dewata, disubmit oleh: Natalia.. My oh my... Itu kan Video waktu kita ke Bali tahun 2006 yg lalu hehehe
Walaupun yang milih cuma 7 orang, tapi sudah yang terbanyak lho...Mungkin karena ini baru penyelenggaraan pertama. Yang penting hadiahnya dong hehe PDA HTC TOUCH, yg worth 5 juta !!!

Ada lagi lho, salah satu dari 3 Lucky Viewer: Andijaya!!! hehe, hadiahnya: Sony Ericsson W200i lho, worth 1 juta lebih. hehe. Tapi baru Sabtu mau ambil hadiahnya ke jl. Abdul Majid, ketemu dengan mba Cinta.

Bukan cuma dapet itu lho... Awal tahun ini, menjelang imlek kayaknya berkah deh, lagi banyak dapet gratisan hehe. Kemaren gue dapet majalah DestinAsian gratis. Hari ini malah Natz dapet bingkisan hadiah macem macem dari Tropicana Slim, sirup, gula dll deh, sedus gede hehe. Ngga tiba tiba sih, dengan effort juga lho. Ikut ikut quiz gitu lho.

Awal Imlek banyak berkah, sepertinya Sepanjang tahun tikus ini OKEH nih...

19 Desember 2007

Conectiquers' Favorite Photo 2007


Hi Cqers,

Terima kasih atas partisipasi Anda dalam Conectiquers' Favorite Photo 2007.

Sebanyak 422 peserta telah turut berpartisipasi dalam pemilihan Conectiquers' Favorite Photo 2007 yang berlangsung selama Oktober 2007. Kami telah mendapatkan 1 foto terfavorit pilihan Conectiquers dan 1 pemenang beruntung dari para peserta yang memilihnya.

Selamat kepada pemenang, Anda berhak mendapatkan hadiah berupa 2 tiket pesawat PP Jakarta - Kuala Lumpur - Jakarta, yang dapat digunakan bersama pasangan Anda.

Berikut foto terfavorit dan peserta yang beruntung:

http://www.conectique.com/photo_comp/

Oh my GOD, oh my GOD, itu kan foto honeymoon kita di Pattaya...
Ngga nyangka, ngga nyangka...
Apalagi comment-nya itu loh... "This single picture can represent a thousand words :) simple and nice..." wiiidiiiihhhh ngerenyuh gitu rasanya he he
Walaupun ngga ada hadiahnya buat kita (cuma untuk voters yang beruntung - 2 tiket PP JKT - KL bo'!), sama sekali ngga ada perasaan kecewa.
Malah bangga, senang, surprise banget, romantis dan makin cinta.
Mengetahui banyak orang telah terinspirasi oleh foto kita yang memang ... sangat romantis :)
Baby, love you even more and more ...